• Umum
  • /
  • Memahami Kebijakan Google soal Link Berbayar (Update 2025)

Memahami Kebijakan Google soal Link Berbayar (Update 2025)

kebijakan google soal link berbayar

Praktik jual beli backlinkterus menjadi area abu-abu bagi banyak praktisi SEO selama bertahun-tahun. 

Ada sebuah dilema. 

Mau ikut main, takut melanggar kebijakan Google. 

Di sisi lain, 91,9% praktisi SEO profesional pada sebuah survei percaya bahwa kompetitor mereka juga membeli backlink.1 Alhasil, mereka juga membelinya.

Gary Illyes dari Google sendiri pernah menyebut linkbukan lagi faktor top 3, tetapi studi dari Editorial.link menunjukkan hal lain.2 Sebanyak 73,2% responden percaya backlinkmasih berpengaruh, terutama di hasil pencarian AI.

Inilah alasan praktik jual beli backlinktetap ada meski berisiko. Namun, kebijakan Google soal linkberbayar sangat jelas. Nah, artikel ini akan membahas ‘batasan’ tersebut agar strategi off-pageAnda tetap aman.

Kebijakan Google soal Link Berbayar: Apa Itu “Link Scheme”?

blank

Google sebenarnya tidak melarang Anda membeli linkjika tujuannya mencari trafficatau branding. Hal yang dilarang keras adalah praktik link scheme, yaitu memanipulasi PageRank dengan cara-cara tidak natural, salah satunya membeli link.

Peringatan ini bukanlah hal baru. Google bahkan sudah membahas soal link schemesejak 2003.3 Pada 2007, mereka mulai mengambil tindakan lebih tegas, termasuk menurunkan Toolbar PageRank (fitur ini sudah dihentikan sejak 20164) bagi situs yang ketahuan menjual link. Aturan ini pun tetap berlaku hingga sekarang.

blank

Inti dari kebijakan Google soal link berbayar adalah melarang segala bentuk strategi linkyang dimaksudkan untuk menipu algoritma. 

Berdasarkan dokumentasi resmi mereka, berikut adalah beberapa contoh praktik yang dianggap sebagai link schemedan jelas melanggar aturan:

  • Membeli atau menjual linkyang mengoperkan PageRank (linkdofollow).
  • Pertukaran linksecara berlebihan (“Anda linkke saya, nanti saya linkbalik ke Anda”) demi PageRank.
  • Menjalankan guest postmassal berisi linkdengan anchor textyang kaya akan kata kunci (keyword-rich).
  • Artikel berbayar atau advertorial tanpa penanda (disclosure) bahwa itu adalah konten bersponsor.

Poin lengkapnya bisa Anda baca pada kebijakan spam Google.5

Kenapa Link Berbayar Dilarang?

Di halaman tentang bagaimana cara kerja pencarian,6 Google ingin hasil pencarian menampilkan konten yang paling relevan dan bermanfaat.

blank

Jadi, kebijakan Google soal linkberbayar dibuat supaya SEO tidak menjadi permainanpay to win alias yang membeli banyak backlink yang akan menang, melainkan benar-benar memberi nilai bagi pengguna.

Linkyang ideal adalah ketika itu diberikan secara sukarela dari situs ke situs yang lain melalui proses editorial. Saat ada uang ‘bermain’ di belakangnya, dikhawatirkan terjadi bias.

Pada akhirnya, gertakan Google ini juga berguna untuk tetap menjaga persaingan sehat di pencarian, memberikan batas agar linktidak bisa diperjualbelikan sebegitu mudahnya untuk memanipulasi rankingyang berisiko merusak ekosistem web nantinya.

Update 2025: Deteksi yang Lebih Cerdas

Pertanyaannya, apa yang berbeda dari kebijakan Google soal linkberbayar saat ini? 

Secara fundamental tidak terlalu banyak berubah. Hanya saja, cara Google menegakkan aturan jauh lebih ketat dan cerdas.

Peran Link yang Mulai “Diturunkan” Prioritasnya

James Allen di Search Engine Land menjelaskan tentang kebingungan praktisi terhadap peran backlinkterhadap SEO pada 2025 dan prediksinya ke depan.7

Poin utamanya, dalam beberapa tahun terakhir, Google mulai mengurangi penekanan kata “penting” saat membahas linksebagai faktor ranking

blank

Implikasinya jelas, fokus mereka bukan lagi pada jumlah link, melainkan kualitas serta seberapa natural profilbacklinkAnda.

Deteksi Berbasis AI (SpamBrain)

SpamBrain mulai digunakan sejak 2022. Kini, teknologinya makin canggih. 

Google mampu mendeteksi pola linkyang tidak natural dengan mudah. Contohnya, mengidentifikasi situs PBN (Private Blog Network) yang tujuannya murni untuk menjual linkdan situs-situs yang membeli link-nya.

blank

Agresif Mengabaikan Link Spam

Perubahan signifikan lainnya adalah banyak linkberbayar tidak lagi memicu penalti langsung, tetapi didevaluasiseolah-olah linktersebut tidak pernah ada.

Inilah perbedaan besar dengan era dulu. Ketika sistem SpamBrain mendeteksi pola yang melanggar kebijakan Google soal linkberbayar, maka manfaat SEO dari linktersebut dicabut begitu saja. 

Anda tetap membayar, laporan backlinktetap terlihat mantap di toolSEO, tetapi Google mengabaikannya di belakang layar. Inilah ancaman tersembunyi dari SpamBrain.8

Jadi, Bagaimana Cara Bermain Aman?

Meskipun Google tegas, tentu ada area di mana Anda bisa “bermain aman”, baik untuk tujuan branding, mendapatkan trafficberkualitas, maupun secara tidak langsung memperkuat SEO, misalnya lewat brand mention. Sebelumnya, kami telah membahas secara mendalam mengenai risiko, batasan, dan cara bermain aman dengan backlink berbayar.

Hal yang sebaiknya Anda lakukan:

Intinya, pahami kebijakan Google soal linkberbayar, kemudian terapkan strategi yang tepat dan berdasarkan batasan-batasan tersebut.

Kurang familier dengan strategi link building? Backlinkmedia menyediakan jasa backlinkyang aman melalui placementartikel advertorial di portal berita nasional kredibel. Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut.

Referensi (terakhir diakses pada 17/11/2025):

  1. The State of Link Building (editorial.link). https://editorial.link/link-building-statistics/ ↩︎
  2. Link tidak lagi menjadi top 3 faktor peringkat Google. https://searchengineland.com/links-google-search-ranking-factor-gary-illyes-432422 ↩︎
  3. Informasi tentang jual beli link yang memanipulasi PageRank. https://developers.google.com/search/blog/2007/12/information-about-buying-and-selling ↩︎
  4. Fitur Toolbar PageRank dihentikan pada 2016. https://searchengineland.com/google-has-confirmed-they-are-removing-toolbar-pagerank-244230 ↩︎
  5. Kebijakan spam Google. https://developers.google.com/search/docs/essentials/spam-policies?hl=id#link-spam ↩︎
  6. Bagaimana cara kerja Google Search. https://www.google.com/intl/en_us/search/howsearchworks/our-approach/ ↩︎
  7. Link mulai tidak jadi prioritas. https://searchengineland.com/backlinks-seo-importance-442529 ↩︎
  8. Ancaman tersembunyi SpamBrain. https://searchengineland.com/link-devaluation-hidden-threat-spambrain-438412 ↩︎