Banyak pelanggan kami bingung bagaimana mengukur dampak kampanye publikasi media secara akurat. Padahal, jawabannya simpel, yaitu dengan UTM.
UTM (Urchin Tracking Module) adalah tag khusus yang ditambahkan pada ekor URLuntuk melacak dari mana sumber trafficdan beberapa informasi lainnya. Saat seseorang mengklik tautan yang sudah diberi UTM, datanya akan langsung terkirim ke Google Analytics Anda.
Bagi Anda yang belum familier, di artikel ini Backlinkmedia akan menjelaskan cara memasang UTM untuk kebutuhan publikasi media.
Macam-Macam Tag Parameter UTM
Supaya langsung paham, mari bedah anatomi URL yang telah dilengkapi parameter UTM berikut ini:

Terlihat rumit? Sebenarnya cukup sederhana. Di situ terlihat ada lima tag setelah tanda tanya (?):
- utm_source (Sumber): Parameter paling penting yang menunjukkan sumber traffic. Contoh: utm_source=detik_com.
- utm_medium (Medium): Parameter kedua menjawab pertanyaan, “Bagaimana traffictersebut dikirim?” alias jenis saluran pemasarannya. Contoh: utm_medium=content_placement.
- utm_campaign (Kampanye): Tag ini digunakan untuk mengidentifikasi nama kampanye yang sedang Anda jalankan. Contoh: utm_campaign=promo_natal.
- utm_term (Istilah): Opsional, tetapi sering digunakan dalam iklan di pencarian berbayar untuk melacak keywordyang menghasilkan klik. Contoh: utm_term=sepatu+lari.
- utm_content (Konten): Terakhir, sama-sama opsional, tetapi sangat berguna untuk A/B testing, terutama jika Anda memiliki beberapa tautan yang mengarah ke URL yang sama dari sourcedan mediumyang identik. Misalnya, membedakan antara tautan di headerdan footer. Contoh: utm_content=tombol_cta_bawah.
Untuk kebutuhan publikasi media, dua parameter pertama (source dan medium) wajibAnda gunakan.
Cara Pasang UTM & Tracking dengan Google Analytics 4 (G4A)
Oke, sekarang masuk ke bagian teknis. Berikut adalah cara pasang UTM yang paling gampang hingga bagaimana Anda dapat melacaknya di Google Analytics 4:
1. Tentukan Strategi Penamaan
Ini sangat penting, terutama jika Anda bekerja dalam tim. Sepakati format penamaan tag UTM dan simpan di spreadsheetbersama demi menjaga konsistensi dalam semua kampanye.
Misalnya, selalu gunakan penamaan “content_placement”, jangan berganti-ganti menjadi “artikel_berbayar” atau “media_post”.
UTM juga bersifatcase-sensitive(Website dan website dianggap sebagai dua sumber berbeda). Jadi, tulis setiap penamaan dengan huruf kecil. Selain itu, gunakan tanda underscore( _ ) sebagai pengganti spasi.
2. Gunakan UTM URL Builder
Banyak orang membuat kesalahan dalam menyusun parameter UTM, yang mengakibatkan pelacakan kampanye menjadi tidak akurat. Nah, cara pasang UTM termudah dan yang paling aman adalah menggunakan alat gratis dari Google, yaitu UTM URL Builder.
- Silakan buka https://ga-dev-tools.google/ga4/campaign-url-builder/.

- Masukkan URL asli (misalnya, landing page atau homepage).
- Isi kolom utm_source, utm_medium, dan utm_campaign sesuai strategi penamaan di awal. Tag yang lain opsional, ya!

Alat tersebut akan secara otomatis menghasilkan URL lengkap dengan parameter UTM yang siap Anda salin. Kalau dirasa kepanjangan, Anda bisa perpendek menggunakan alat shortlink.

3. Implementasikan URL di Publikasi Media
Salin URL yang sudah jadi. Sebelum mengirimkan materi advertorial ke redaksi media atau lewat pihak ketiga seperti Backlinkmedia, pasang URL di anchor text.
Proses cara pasang UTM ini memastikan bahwa setiap klik yang berasal dari artikel tersebut akan terekam dengan data yang benar.
4. Lacak Performanya di Google Analytics 4 (GA4)
Tunggu sampai artikel terbit dan ada user yang mengklik tautan tersebut. Untuk melihat laporannya di GA4, ikuti langkah berikut:
- Masuk ke akun GA4 Anda.
- Pada menu sebelah kiri, pilih Siklus Proses > Akuisisi > Akuisisi traffic.

- Di dalam laporan, Anda akan melihat “Grup saluran utama sesi”. Klik tanda panah ke bawah dan pilih sesi sumber, media, atau kampanye.

Di sinilah Anda dapat memonitor data dari semua kampanye publikasi media yang menggunakan tautan dengan UTM. Namun, untuk melihat data Anda perlu menunggu setidaknya sehari sejak URL terbit.
Mengapa UTM Penting?

Perlu kami sampaikan bahwa kebanyakan media arus utama tidak membagikan laporan performa artikel berbayar secara mendalam. Di sinilah UTM menjadi sangat penting. Apa saja fungsinya?1
Melacak Sumber Traffic Secara Detail
Ya, Anda bisa mengetahui dengan pasti pintu masuk pengunjung website. Apakah berasal dari media A, media B, atau kampanye emailyang sedang berjalan? Semua akan terlacak.
Memahami Perilaku Pengguna
Berkat data yang detail, Anda dapat memetakan customer journey. Dari media mana mereka datang, halaman apa yang mereka kunjungi, sampai ke konversi.
Atribusi yang Lebih Akurat
UTM juga membuat pengukuran ROI (Return on Investment) setiap kampanye lebih tepat. Anda pun jadi tahu kampanye mana yang paling efektif mendatangkan hasil.
Mendukung A/B Testing
Ingin menguji judul yang paling performdi media arus utama atau call-to-action(CTA) yang banyak mendatangkan konversi? UTM memungkinkan Anda untuk melakukan A/B testingdi media yang berbeda.
Hal-Hal yang Perlu Dihindari Saat Memasang UTM
Meskipun cara pasang UTM mudah, ada beberapa kesalahan umum yang harus Anda hindari agar data tetap bersih serta akurat:
- Menggunakan UTM untuk Tautan Internal: Jangan pernah menggunakan UTM untuk tautan di dalam website Anda sendiri. Dikhawatirkan hal ini dapat menyebabkan kesalahan data pelacakan di Google Analytics.2
- Parameter Terlalu Panjang dan Rumit: Buat parameter tetap singkat, jelas, dan mudah dipahami oleh seluruh anggota tim Anda.
- Menggunakan Dua Tanda Tanya (?): URL hanya boleh memiliki satu tanda tanya (?) untuk memulai parameter. Jika Anda perlu menambahkan parameter lain, gunakan simbol “dan” (&). Itulah alasan sebaiknya menggunakan builderUTM otomatis.
Pantau Dampak Kampanye Publikasi Media dengan UTM
Kesimpulannya, memahami cara pasang UTM memberi Anda keleluasaan untuk mengukur dampak setiap kampanye publikasi media. Jadi, Anda tidak lagi cuma menebak-nebak, melainkan bisa membuat keputusan berdasarkan data.
Jika ingin memaksimalkan jangkauan kampanye Anda, pertimbangkan jasa Backlinkmedia. Kami menyediakan akses ke media-media tier1, 2, dan 3 untuk kebutuhan content placementdengan hyperlink. Semua tautan yang Anda pasang tentunya bisa dilacak menggunakan parameter UTM.
Referensi (terakhir diakses pada 12/11/2025):